Langsung ke konten utama

Postingan

HPMW-MATARAM Peduli Terhadap Masyarakat Wera.

Pena Penggerak.------Di tengah suasana pandemi virus corona atau Covid-19 yang masih merebak, organisasi kemahasiswaan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Wera-Mataram ikut melihatkan bakti sosialnya kepada masyarakat Wera. Hal ini dilihatkan organisasi yang diketuai oleh Muhammad Isra itu dengan membagikan bantuan masker secara gratis kepada masyarakat wera. Pembagian masker akan dilakukan secara bertahap, Pusat Kesehatan Masyarakat dan 14 Desa yang berada di Kecamatan wera akan menjadi target kegiatan dalam pengalokasikan. "Alhamdulillah kita bersyukur bisa ikut memberikan sumbangsih kepada masyarakat di tengah musibah wabah covid-19 ini. Dana dalam pembuatan masker ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa se-kec wera, Kepala Sekolah se-kec wera, Alumni HPMW-M, dan Swadaya Pribadi Hamba Allah yang tidak ingin disebutkan namanya. M. Isra menyebutkan, dalam aksi tersebut anggotanya membagikan masker sebanyak 180 pcs. Satu persatu dibagikan oleh ...
Postingan terbaru

Kreatif, Warung Tompi Penunda Rasa Lapar

Nunggi, 25 April 2020. Pemuda adalah perubah, tepat pada keterangan waktu di atas, Nama Muadzin Fatwa atau biasa kita kenal dengan sapaan Jiwan telah memulai usaha kecilnya yang diberi nama dengan Warung Tompi. Sebutan Tompi adalah terjemahan dari To'i Poro Mpida Mpoa atau makna sederhananya dalam Bahasa Indonesia adalah Kecil-kecil Cabe Rawit. Nama itu sesuai dengan posturnya yang kecil dan imut. Ekonomi merupakan hal yang paling penting dalam ruang lingkup kehidupan manusia, kebutuhan hidup sehari-harinya merupakan hal utama yang harus dipenuhi. Untuk itu, pemuda asal Desa Nunggi ini mempunyai niat suci dalam menjalankan usaha kecilnya. Orang-orang besar adalah orang yang percaya akan usaha dan perjuangan, lewat ini mungkin saya tidak akan kaya, setidaknya saya bisa mencari uang dengan cara yang halal. Lebih lanjut, pertama mungkin orang-orang akan terkejut dan tidak segan untuk berkata "buang-buang waktu saja kamu dek"  saya hanya percaya, bahwa apa yang...